Panduan Dasar Bermain Super Smash Bros. Ultimate
Versi terbaru dari seri Super Smash Bros., yaitu Super Smash Bros. Ultimate akhirnya dirilis di Nintendo Switch. Saya sendiri sudah mencoba memainkannya paling tidak selama beberapa jam. Overall, game ini sangat seru dan bisa dimainkan secara kompetitif.
Meskipun tidak begitu populer di Indonesia, Smash sendiri sebenarnya adalah salah satu cabang esports yang cukup populer di barat. Popularitas tersebut mungkin tidak akan terjadi di Indonesia. Namun tidak ada salahnya kami memberikan sedikit panduan dasar ke mereka yang baru mencoba bermain Super Smash Bros. di Nintendo Switch.
Objective dan Win Condition
Dalam game fighting pada umumnya, tugasmu adalah menghajar lawan agar life bar miliknya terkuras. Dalam Smash, tugasmu sedikit berbeda.
Untuk memenangkan permainan, kamu harus memaksa lawan keluar dari arena pertandingan. Lalu sebagai pengganti life bar, nyawa semua karakter diwakili dengan angka persenan yang ada di bawah layar.
Angka yang menjadi nyawa dalam permainan ini selalu dimulai dari nol. Tiap kali kamu menerima damage, angka ini akan naik. Semakin tinggi angka ini, kamu akan terlontar semakin jauh ketika menerima serangan berikutnya. Jika angka ini sudah terlalu tinggi, serangan lawan akan melontarkanmu cukup jauh sampai keluar dari arena.
Kontrol dan Gerakan
Aturannya terdengar sederhana? Well, semua basis dari Smash memang sangat sederhana. Tidak cuma aturan permainan, cara menggunakan karakter pada dasarnya juga sederhana dan sama.
Dalam Smash, tidak ada jurus atau kombinasi tombol yang harus kamu ingat ketika memainkan sebuah karakter. Semua karakter punya konfigurasi tombol yang sama. Jika kamu baru mulai belajar bermain Smash, kamu sebaiknya mengenal semua gerakan yang bisa kamu gunakan.
Berikut adalah daftar gerakan dan tombol semua karakter di Smash dan fungsinya secara umum.
Smash Attack (Up-Smash, Down-Smash, Forward-Smash)
Smash Attack bisa dikeluarkan dengan menekan tombol A+Atas/Bawah/Samping secara bersamaan ketika berdiri di atas tanah. Jika ditahan serangan ini bisa makin kuat dan menghasilkan damage yang lebih besar. Smash Attack juga bisa kamu keluarkan dari analog kanan controller.
Smash Attack adalah serangan dengan knockback atau daya lontar yang kuat untuk semua karakter. Karena itu Smash Attack hampir selalu bisa melontarkan lawan yang sudah dalam kondisi high percent.
Hanya saja Smash Attack ini biasanya lambat, mudah ditebak, dan punya end-lag yang cukup lama. Jika meleset atau di-block, lawan bisa memberikan punish dengan mudah.
Agar aman, sebaiknya gunakan Smash Attack jika kamu yakin serangan tersebut pasti kena. Lakukan setup terlebih dahulu, atau baca gerakan lawan hingga kamu berada di kondisi yang tidak bisa di-block.
Tilt (Up-Tilt, Down-Tilt, Forward-Tilt)
Tilt menggunakan tombol yang mirip dengan Smash, yaitu A+Atas/Bawah/Samping. Bedanya, untuk mengeluarkan Tilt kamu harus menekan tombol arah terlebih dahulu baru menekan tombol A, atau menggerakkan analog kiri sedikit saja. Jika dirasa terlalu sulit, kamu juga bisa mengubah konfigurasi controller agar analog kanan berfungsi sebagai Tilt.
Berbeda dengan Smash Attack, mayoritas Tilt punya daya lontar yang lemah dan biasanya tidak bisa melontarkan lawan keluar dari arena. Tilt lebih berfungsi sebagai setup untuk combo atau sekadar menghasilkan damage. Karena lebih lemah, Tilt juga cenderung lebih aman dan sulit di-punish oleh lawan.
Special (Up-Special, Down-Special, Forward-Special, Neutral-Special)
Special bisa dikeluarkan dengan menekan tombol B (Neutral) atau B+Atas/Bawah/Samping. Special juga bisa digunakan di udara dan memberikan efek yang sama persis.
Tiap karakter punya Special yang berbeda. Ada yang menghasilkan damage dan bahkan jadi kill move, ada yang melemparkan proyektil, counter, dan sebagainya.
Satu-satunya Special yang punya fungsi sama di semua karakter adalah Up-Special untuk recovery. Ketika kamu berada di luar panggung arena dan hampir jatuh ke bawah, kamu bisa menggunakan Up-Special untuk naik kembali.
Sekali lagi, tiap karakter punya gerakan recovery yang berbeda. Ada yang sangat bagus, ada juga yang sangat terbatas. Pikachu misalnya, bisa melesat dua kali ke arah yang diinginkan sehingga ia bisa kembali bahkan dari jarak yang sangat jauh. Sementara karakter seperti Ness harus mengarahkan proyektil ciptaannya ke diri sendiri dan melontarkan diri kembali ke panggung.
Aerials (Neutral-Air, Up-Air, Forward-Air, Down-Air, Back-Air)
Sesuai namanya, Aerials atau serangan di udara bisa dikeluarkan ketika kamu menekan A (Neutral) atau A+Depan/Belakang/Atas/Bawah ketika berada di udara. Yang mana depan atau belakang tergantung ke arah mana karakter kamu menghadap ketika berada di udara.
Serangan udara tiap karakter berbeda dengan serangan di darat dan kadang punya properti unik masing-masing. Misal, beberapa karakter punya serangan udara yang bisa jadi kill-move. Beberapa karakter lain juga punya Down-Air dengan efek spike alias menghantam lawan ke bawah. Ini akan sangat efektif untuk membunuh lawan yang berada di luar panggung permainan dan ingin melakukan recovery.
Grab, Pummel, dan Throw (Up-Throw, Forward-Throw, Down-Throw, Back-Throw)
Jika berada dalam jarak yang cukup dekat, kamu bisa menangkap lawan dan melakukan grab. Saat ditangkap, kamu bisa memukul lawan beberapa kali (Pummel) dan kemudian kamu lempar atau Throw.
Untuk melakukan Grab, cukup tekan R atau L ketika kamu berada di jarak yang cukup dekat dengan lawan. Lakukan Pummel dengan menekan A atau Grab. Setelah itu lempar lawan dengan menekan tombol arah sesuai keinginanmu.
Tiap karakter punya jarak Grab yang berbeda. Ada yang bisa menangkap lawan dari jarak yang lebih jauh, tapi ada juga yang harus sangat dekat. Ketika tertangkap, lawan bisa melepaskan diri. Karena itu jangan terlalu lama menahan lawan hanya demi melakukan banyak Pummel. Cukup lakukan dua Pummel, lalu langsung gunakan Throw.
Throw masing-masing karakter akan melontarkan lawan ke arah yang berbeda. Misal, beberapa Down Throw akan membuat lawan terpental ke atas, tapi ada juga yang melontarkan lawan ke samping. Tidak cuma itu, beberapa karakter punya kill-throw alias Throw yang cukup kuat untuk mengeluarkan lawan dari arena permainan.
Shield, Parry, Dodge, Roll
Semua karakter bisa memblokir serangan lawan dengan menekan ZR atau ZL. Ketika menangkis serangan, Shield ini akan mengecil. Jika sudah terlalu kecil dan tetap menerima serangan, Shield ini akan pecah dan kamu akan terkena stun selama beberapa detik.
Jika kamu melepaskan Shield tepat ketika serangan lawan mendarat, kamu akan mengaktifkan Perfect Shield alias Parry. Ketika ini terjadi, kamu akan tetap menangkis serangan lawan plus membuat lawan terkena stun sekejap. Durasi stun ini sangatlah singkat, tapi cukup untuk membuatmu mendaratkan serangan.
Kamu juga bisa menghindar dengan Dodge dan Roll. Untuk melakukan Dodge, kamu bisa menekan Shield+Bawah. Untuk Roll, kamu bisa menekan Shield+Samping. Keduanya harus ditekan dalam waktu yang sama. Ketika melakukan Dodge, kamu bisa menghindari satu serangan lawan tanpa perlu berpindah tempat. Sementara Roll membuatmu berpindah tempat.
Dodge juga bisa dilakukan di udara dengan menekan Shield. Perlu diingat Dodge di udara punya end-lag yang buruk. Artinya ketika kamu melakukan Dodge untuk menghindari serangan yang ada di dekatmu, lawan yang cerdik akan langsung mendaratkan follow-up yang tidak bisa kamu hindari.
Combo dan Kreativitas Bermain
Yup, karena sejatinya adalah party game, mekanik dasar Smash selalu dibuat sederhana. Kamu bisa memilih karakter dan langsung bermain tanpa harus mempelajari kombinasi tombol untuk jurus dan sebagainya. Namun di balik basis yang sederhana ini, Smash adalah game yang menuntut kreativitas dan kecepatan.
Dalam Smash, combo tercipta on the fly alias saat itu juga. Seperti apa follow-up setelah mendaratkan tiap serangan bisa berbeda tergantung dari berbagai faktor. Bisa mengkombinasikan beberapa gerakan dengan baik dan secara bervariatif adalah salah satu alasan Smash juga sangat seru di level kompetitif, baik dimainkan atau ditonton.
Mendapatkan kill juga tidak melulu bisa dicapai dengan menggunakan Smash Attack ketika lawan sudah berada di 120 persen. Kamu bisa memaksa lawan jatuh dari panggung arena dan menggunakan seranganmu untuk menginterupsi recovery yang ia lakukan. Dengan begitu ia tidak bisa kembali ke atas panggung dan mati meskipun masih berada di bawah 50 persen.