Berita

Microsoft Game Pass Mulai Kuat, Xbox Malah Makin Loyo!

Microsoft terus menunjukkan dominasinya dalam layanan subscription game, tetapi di sisi lain, lini hardware mereka tampaknya mengalami kemunduran. Game Pass nampak semakin kuat, mencetak rekor pertumbuhan yang signifikan, sementara Xbox justru malah melemah di persaingan konsol.

Game Pass Melonjak Naik, Xbox Merosot

microsoft game pass

Dalam laporan finansial Q2 Microsoft, CEO Satya Nadella memaparkan bahwa Microsoft Game Pass mencatatkan peningkatan keuntungan yang signifikan. Layanan ini semakin diminati oleh gamer di seluruh dunia, terutama dengan kehadiran game yang dirilis di hari pertamanya meluncur.

Namun, ada paradoks yang menarik, di mana penjualan hardware Xbox justru turun 29 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya. Ini menandakan bahwa meskipun ekosistem Xbox masih hidup, konsolnya sendiri kurang diminati banyak orang.

Indiana Jones Bantu Game Pass Naik Daun

Salah satu pendorong utama peningkatan Game Pass adalah peluncuran game Indiana Jones and the Great Circle. Game tersebut mencatatkan penjualan 4 juta copy dalam waktu singkat, sekaligus menarik lebih banyak pelanggan baru ke layanan berlangganan Microsoft. Dengan strategi day-one release di Game Pass, Microsoft berhasil mencuri perhatian gamer yang ingin memainkan gamenya tanpa harus membeli secara penuh.

Tak hanya itu, PC Game Pass juga mengalami peningkatan 30 persen dibandingkan dengan kwartal sebelumnya. Data tersebut menjadi indikator bahwa Microsoft semakin sukses menjangkau pemain di luar ekosistem Xbox dan menarik pengguna PC untuk bergabung dengan layanan mereka.

Fokus ke Software, Bukan Lagi ke Konsol?

microsoft game pass

Meskipun Game Pass terus berkembang, penurunan keuntungan sektor gaming secara keseluruhan masih turun sekitar 7 persen. Beberapa analis mulai berspekulasi bahwa Microsoft lebih memilih fokus pada software dan layanan ketimbang bersaing di pasar konsol. Jika tren ini berlanjut, bukan tidak mungkin di masa depan nanti Xbox hanya akan menjadi brand layanan gaming dan bukan lagi produsen hardware.

Keputusan Microsoft mungkin akan semakin terasa dalam beberapa kwartal ke depan, terutama di tahun 2025. Jika Game Pass terus mengalami peningkatan tetapi penjualan Xbox terus menurun, bisa jadi mereka bakal menggeser fokusnya dari hardware ke layanan digital.

Bagaimana menurut kamu? Apakah Xbox masih bisa bertahan di tengah perubahan besar tersebut, atau kita akan melihat era di mana Xbox hanya menjadi bagian dari ekosistem software gaming tanpa kehadiran konsol fisiknya?

Sumber: Jagat Play