Berita

Ekspektasi Terhadap Nintendo Switch 2 Sangat Tinggi, Namun Minim Kejutan?

Setiap harinya, industri game selalu dipenuhi dengan ekspektasi tinggi dari banyak orang, terutama saat perusahaan besar seperti Nintendo mengumumkan konsol terbarunya, Nintendo Switch 2. Namun, tidak semua peluncuran berhasil memenuhi harapan para penggemar dan pengamat industri.

Hal tersebut tercermin dari reaksi Shuhei Yoshida, mantan eksekutif PlayStation, terhadap pengumuman Nintendo Switch 2. Dalam sebuah wawancara, Yoshida mengungkapkan bahwa ia cukup kecewa karena pengumuman tersebut tidak menghadirkan banyak kejutan. Lantas, apa sebenarnya yang membuat pengumuman ini terasa kurang “wah”? Mari kita bahas.

Harapan Tinggi di Balik Nama Besar Nintendo

nintendo switch 2

Sebagai salah satu raksasa di industri game, Nintendo dikenal dengan inovasinya yang berani dan tidak konvensional. Sejak era Game Boy hingga Nintendo Switch, perusahaan ini selalu berhasil menciptakan gebrakan yang membuat para gamer terkesima. Oleh karena itu, ketika rumor mengenai Nintendo Switch 2 mulai beredar, ekspektasi publik pun melonjak tinggi.

Kehadiran Nintendo Switch 2 diharapkan menawarkan sebuah evolusi besar, baik dari segi performa maupun fitur. Dengan potensi dukungan untuk game-game berat seperti Call of Duty, banyak yang membayangkan bahwa Nintendo bakal menyisipkan fitur-fitur revolusioner. Namun, realitanya tidak sepenuhnya demikian.

Reaksi Shuhei Yoshida

Dalam wawancara bersama MinnMax, Shuhei Yoshida — yang selama lebih dari tiga dekade berkontribusi besar untuk Sony — mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut bahwa satu-satunya hal yang benar-benar mengejutkannya adalah fitur Joy-Con yang bisa berfungsi layaknya mouse.

Pada trailer resmi yang beredar, terlihat bagaimana Joy-Con itu dapat dipasangkan pada grip khusus, lalu digerakkan di permukaan datar, mirip seperti mouse komputer.

Efek Leak Nintendo Switch 2

nintendo switch 2

Salah satu faktor yang turut meredam efek kejut dari pengumuman Nintendo Switch 2 adalah beredarnya leak sebelum acara resmi dilangsungkan. Detail terkait desain hardware hingga fitur Joy-Con dengan kemampuan mouse sudah beredar di internet jauh sebelum Nintendo mengonfirmasinya.

Leak memang menjadi dilema besar di industri game. Di satu sisi, hal ini bisa memicu rasa penasaran dan diskusi hangat di kalangan komunitas. Namun, di sisi lain, kebocoran tersebut juga menghilangkan elemen kejutan yang seharusnya menjadi bagian dari strategi pemasaran.

Meskipun pengumuman awalnya kurang mengesankan, harapan terhadap Nintendo Switch 2 masih tinggi. Nintendo dijadwalkan menggelar acara Nintendo Direct pada 2 April mendatang, yang konon akan mengungkap lebih banyak detail tentang konsol tersebut. Yoshida sendiri berharap bahwa Nintendo masih menyimpan beberapa fitur tersembunyi yang bisa membuat para penggemar berkata, “Wow!”

Secara teknis, Switch 2 digadang-gadang akan memiliki peningkatan performa signifikan. Rumor menyebutkan konsol ini mendukung DLSS (Deep Learning Super Sampling) untuk kualitas grafis lebih tajam, serta waktu pemuatan game yang lebih cepat berkat adanya peningkatan hardware.