Riot Games Mengumumkan Turnamen Tingkat Dunia Pertama untuk TFT
Teamfight Tactics atau TFT merupakan game mode League of Legends pertama yang sukses menjadi game permanen dan berdiri sendiri di platform yang terpisah. Game ini sangat populer di kalangan pemain League of Legends karena membantu melepas penat setelah memainkan ranked game yang melelahkan.
Tampaknya, Riot Games sebagai developer dari kedua game tersebut sangat ingin memberikan polesan yang sangat berarti bagi TFT. Setelah sukses dengan esports League of Legends yang bahkan sudah mencapai tingkatan franchising di region major, tampaknya Riot sangat ingin memasukkan TFT ke salah satu target berikutnya.
Dengan nama Teamfight Tactics: Galaxies Championship, Riot Games mengajak pemain TFT di seluruh dunia bertemu dan bertanding ke dalam event ini dan memperebutkan prize pool sebesar USD200.000 (Rp3 Miliar).
Diadakannya pertandingan ini juga merupakan bentuk apresiasi dari Riot Games karena game mode ini sudah menyentuh 80 juta lebih pemain aktif. Adapun region yang akan mengikuti ini nantinya adalah China, Eropa, Rusia, Timur Tengah, Jepang, Korea, Amerika Utara, Brazil, Amerika Latin, dan Turki.
Ada hal yang menjanggal dari region yang diumumkan tersebut. Fakta akan adanya region Timur Tengah yang selama ini belum mendapatkan tempat dan hilangnya region Asia Tenggara, Taiwan, Vietnam dan Oceania menjadi pertanyaan banyak pihak. Meskipun begitu, turnamen ini akan tetap dilaksanakan meskipun tidak hadirnya empat region yang juga telah mempunyai kompetitif League of Legends sendiri. Kita berharap, jika event TFT ini berjalan dengan baik, Riot Games juga akan mengikutsertakan empat region tersebut.
Sejak awal, potensi dari Teamfight Tactics menjadi salah satu game kompetitif Riot Games sudah terendus. Mulai dari adanya beberapa turnamen TFT hadirnya TFT ini di League of Legends All-Stars 2019 di Las Vegas.
