Berita

Star Wars Hunters Akan Ditutup, Apa Alasannya?

Dunia game live-service kembali kehilangan salah satu judulnya. Kali ini, giliran Star Wars Hunters, game bertema pertempuran arena besutan Zynga, yang akan menutup layanannya pada tahun 2025. Keputusan ini tentu mengejutkan banyak penggemar, mengingat game ini baru saja memantapkan komunitasnya sejak perilisan globalnya.

Seperti kebanyakan game live-service yang harus mengakhiri perjalanan mereka, Star Wars Hunters juga akan memberikan pembaruan terakhir sebelum servernya benar-benar dimatikan. Lantas, apa alasan di balik keputusan ini? Bagaimana nasib para pemain yang telah berinvestasi dalam game tersebut? Simak ulasannya berikut!

Zynga Resmi Hentikan Star Wars Hunters

star wars hunters

Pengumuman mengejutkan datang dari Zynga melalui halaman resmi mereka. Developer mengonfirmasi bahwa Star Wars Hunters bakal secara resmi ditutup pada 1 Oktober 2025. Sebelum tanggal tersebut, sejumlah pembaruan masih akan diberikan, termasuk perpanjangan Season 5 serta tambahan konten baru yang bisa dimainkan oleh player.

Menurut pernyataan resmi mereka, keputusan ini bukanlah sesuatu yang diambil dengan mudah. Butuh diskusi panjang sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk menghentikan layanan gamenya. Meski begitu, Zynga berjanji akan memberikan experience terbaik bagi para pemain dalam masa transisi tersebut.

Update Terakhir Sebelum Server Ditutup

Meskipun Star Wars Hunters akan dihentikan, Zynga masih berkomitmen untuk memberikan service terbaik kepada para pemainnya hingga server benar-benar dimatikan. Beberapa pembaruan penting yang akan hadir sebelum penutupan meliputi:

  • Perpanjangan Season 5 – Dimulai pada 25 Maret 2025, kita akan mendapatkan perpanjangan selama tiga minggu untuk menikmati konten Season 5 lebih lama.
  • Kembalinya Event dan Season Bundles – Berbagai event dalam game diaktifkan kembali untuk memberikan kesempatan terakhir kepada pemain untuk mencicipinya.
  • Perpanjangan Rank Season – Pemain masih bisa mengejar rank tertinggi hingga mencapai Kyber 1.
  • Update Konten Terakhir (15 April 2025) – Pembaruan ini akan menghadirkan Hunter baru bernama Tuya, yang berperan sebagai Support dan dapat dimainkan secara gratis.

Selain pembaruan tersebut, Zynga juga mengumumkan bahwa semua in-game purchases akan dimatikan di seluruh platform mulai 15 April 2025. Artinya, kita tidak akan bisa melakukan mikrotransaksi lagi, namun tetap bisa menikmati konten yang telah mereka miliki hingga server resmi ditutup.

Mengapa Star Wars Hunters Ditutup?

star wars hunters

Penutupan game live-service bukanlah hal baru di industri. Namun, keputusan Zynga untuk menghentikan Star Wars Hunters tetap meninggalkan tanda tanya besar bagi para penggemar. Hingga kini, Zynga belum memberikan alasan spesifik di balik penghentian gamenya, tetapi ada beberapa faktor yang kemungkinan besar berperan besar dalam keputusan tersebut:

1. Kurangnya Pemain Aktif

Sebagai game multiplayer kompetitif, Star Wars Hunters sangat bergantung pada jumlah pemain aktif untuk menjaga ekosistemnya tetap hidup. Jika jumlah pemain menurun drastis, matchmaking bakal terasa lebih sulit, dan meninggalkan kesan buruk kepada pemainnya.

2. Model Live-Service yang Kompetitif

Industri game live-service saat ini sangat kompetitif, dengan banyaknya game lain yang menawarkan experience serupa. Game seperti Apex Legends, Overwatch 2, dan Fortnite mendominasi pasar, membuat game baru seperti Star Wars Hunters sulit bertahan.

3. Masalah pada Monetisasi

Banyak game live-service bergantung pada mikrotransaksi untuk menjaga pendapatan tetap stabil. Jika sistem monetisasi tidak berhasil menarik cukup banyak pembelian dari pemain, developer mungkin bakal kesulitan untuk mempertahankan gamenya selama jangka panjang.

4. Keputusan dari Zynga

Sebagai bagian dari Take-Two Interactive, Zynga mungkin mengalihkan fokusnya ke proyek lain yang dianggap lebih potensial. Menghentikan game yang kurang menguntungkan bisa menjadi langkah strategis agar sumber daya bisa dialokasikan ke game baru yang nampak menjanjikan.

Meskipun tidak ada pernyataan resmi dari Zynga terkait alasan spesifiknya, kombinasi faktor-faktor di atas cukup umum dalam kasus penutupan game live-service. Bagaimana pendapat kamu?